Senin, 21 Desember 2015

Praktikum Golongan Darah A-B-O dan Resus




Dalam praktikum golongan darah diperlukan alat dan bahan sebagai berikut  :
Alat :
  1. Kartu tes golongan darah (bisa diganti dengan object glass)
  2. Kapas
  3. Alkohol 70%
  4. Lancet
  5. Tusuk Gigi
Bahan :
  1. Serum alfa
  2. Serum beta
  3. Serum alfa beta (opsional)
  4. Serum anti resus
Cara Kerja :

 
  1. Siapkan kartu uji atau object glass yang telah di beri nomor 1 – 4
  2. Sterilkan salah satu ujung jari dengan kapas yang telah dibasahi dengan alkohol 70%
  3. Tusukkan lancet dengan hati-hati dan mantap ke ujung jari yang telah steril, lalu tekanlah ujung jari hingga darah keluar
  4. Teteskan darah pada kartu uji atau object glass sebanyak 4 kali pada tempat yang berbeda sesuai nomor
  5. Teteskan serum alfa sebanyak 1 tetes pada sampel darah pertama, lalu aduklah dengan gerakan memutar menggunakan tusuk gigi. Amatilah apa yang terjadi.
  6. Lakukan langkah nomor 5 untuk serum beta, serum alfa-beta, dan serum anti Rhesus

Bagaimana menentukan golongan darahnya? Di ambil satu contoh baris ke-dua. Perhatikan urutan sampelnya dari kiri ke kanan Hasil Pengamatan :
  1. diberi anti Rhesus : menggumpal
  2. diberi serum alfa : tidak menggumpal
  3. diberi serum beta : menggumpal
  4. diberi serum alfa-beta : menggumpal
Jadi kesimpulannya,pemilik darah bergolongan darah B Rh+ (golongan B dan golongan Rhesus positif). 
Untuk menentukan golongan darah pedomannya sebagai berikut:

Golongan
aglutinogen (antigen) pada eritrosit
aglutinin (antibodi) pada plasma darah
A
B
AB
O
A
B
A dan B
b
a

a dan b
  • Jika aglutinin a (serum alfa) + aglutinogen A = terjadi aglutinasi (penggumpalan)
  • Jika aglutinin b (serum beta) + aglutinogen B = terjadi aglutinasi (penggumpalan)
  • Jika anti Rhesus (antibodi Rhesus) + antigen Rhesus = terjadi aglutinasi (penggumpalan)
  1. darah + anti Rhesus = aglutinasi —–> terdapat antigen Rhesus —–> gol Rh+
  2. darah + serum alfa = aglutinasi —–> terdapat aglutinogen A —–> gol A
  3. darah + serum beta = aglutinasi —–> terdapat aglutinogen B —–> gol B
Penggunaan serum alfa-beta hanya untuk verifikasi (kepastian) saja. Tidak digunakan juga tidak masalah.